Industri K-Beauty terus berinovasi dalam teknologi, kini secara resmi memasuki persaingan bahan fungsional tinggi generasi berikutnya seperti Blue Peptide dan Azelaic Acid, melampaui PDRN (Polydeoxyribonucleotide). Minat pasar global terbukti sangat tinggi, terutama dengan bahan 'Blue Peptide' dari Tone28 (톤28) yang mencapai harga 18 juta won per kilogram, serta lonjakan volume pencarian Azelaic Acid di Amazon AS yang meningkat 228% dibandingkan tahun sebelumnya.

Tantangan Baru K-Beauty Melampaui PDRN
PDRN (Polydeoxyribonucleotide), yang diekstraksi dari salmon, sempat menjadi tren kecantikan global dan menarik perhatian karena efek regenerasi kulit serta anti-inflamasinya. Kini, K-Beauty tidak lagi puas dengan itu dan telah memulai persaingan untuk memimpin generasi berikutnya, berfokus pada bahan fungsional tinggi yang lebih canggih seperti Blue Peptide, Azelaic Acid, dan Tranexamic Acid (TXA). Ini bukan sekadar penggantian bahan, melainkan titik balik penting yang membuktikan kapasitas inovasi teknologi K-Beauty kepada dunia. (Sisa Journal e, 2026-09-22)
Blue Peptide, Azelaic Acid, dan TXA, Bahan Inti Generasi Berikutnya yang Melesat
Merek-merek kosmetik di Korea Selatan secara signifikan memperkuat lini produk mereka, berpusat pada Blue Peptide, Azelaic Acid, dan Tranexamic Acid (TXA). Khususnya, Tone28 (톤28) meluncurkan lini 'The First Blue Peptide' untuk merayakan ulang tahun ke-10 mereka. Produk ini menggunakan 'Copper Tripeptide-1 (GHK-Cu)', kombinasi ion tembaga dan peptida, yang disebut 'Blue Peptide' karena bahan bakunya sendiri berwarna biru. Hasil uji aplikasi pada manusia oleh Tone28 menunjukkan bahwa krim Blue Peptide memberikan efek perbaikan rata-rata 45,7% pada lima indikator: daya pulih elastisitas, kepadatan kulit, volume pipi, elastisitas permukaan kulit, dan elastisitas dalam kulit. Bahan inti ini merupakan bahan mahal yang harganya mencapai sekitar 18 juta won per kilogram. (Sisa Journal e, 2026-09-22)
Azelaic Acid menarik perhatian sebagai bahan yang efektif untuk mengelola sebum, mengatasi masalah kulit, dan memperbaiki warna kulit. 'Azelaic Acid Serum' dari merek kecantikan Anua (아누아) membuktikan popularitas globalnya dengan menduduki peringkat 1 dalam kategori serum kecantikan di Amazon Prime Day Jepang pada bulan Juli lalu. Sementara itu, SKIN1004 (스킨1004) meluncurkan produk khusus global 'Madagascar Centella Azelaic Acid 10 Ampoule' pada bulan April lalu, menargetkan pasar Amerika Utara, Eropa, dan Jepang. (Sisa Journal e, 2026-09-22)
Tranexamic Acid (TXA), yang digunakan untuk mengatasi pigmentasi kulit, juga diluncurkan dalam berbagai produk seperti 'TXA Trace Toning Serum' dari Medicube (메디큐브) dan 'Niacinamide 10 TXA 4 Dark Spot Correcting Serum' dari Anua. Merek seperti Cellimax (셀리맥스) dan CNP (차앤박) juga memperkenalkan produk berbasis TXA melalui saluran utama seperti Olive Young (올리브영), jaringan toko kecantikan terbesar di Korea. Analisis data pencarian Amazon AS oleh Amorepacific (아모레퍼시픽) pada November tahun lalu menunjukkan bahwa volume pencarian kata kunci terkait Azelaic Acid meningkat 228% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan TXA meningkat 121,7%, menunjukkan minat konsumen yang melonjak terhadap bahan-bahan fungsional tinggi. (Sisa Journal e, 2026-09-22)

Teknologi Perusahaan ODM, Kunci Persaingan Bahan
Persaingan bahan dalam K-Beauty tidak hanya sebatas penemuan bahan baku, tetapi juga meluas ke persaingan teknologi pengiriman kulit canggih oleh perusahaan ODM (Original Development Manufacturing). Kolmar Korea (한국콜마) telah menemukan 'Nobiletin', bahan yang berasal dari kulit jeruk keprok, sebagai alternatif retinol untuk perbaikan kerutan dan elastisitas, serta berupaya mengkomersialkan 'kolagen 100% mirip manusia' menggunakan mikroorganisme. Cosmax (코스맥스) juga sedang melakukan penelitian untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi pengiriman bahan NAD+ ke kulit, dengan menyelaraskan tren 'Skin Longevity' melalui teknologi bahan yang mengemas PDRN dalam partikel eksosom dan teknologi pengiriman internal mereka yang disebut 'Lipojet'. (Sisa Journal e, 2026-09-22)
Inovasi teknologi ini meningkatkan tingkat penyerapan kulit untuk bahan-bahan baru seperti retinol dan eksosom dari 30% menjadi 70-90%, memaksimalkan efek yang dirasakan oleh konsumen. Seorang pejabat industri menyatakan melalui Sisa Journal e, "Sekarang, bukan lagi hanya tentang bahan apa yang digunakan, tetapi bagaimana menggabungkan bahan baru dengan teknologi pengiriman yang unik adalah kuncinya." Ia menekankan, "Sinergi antara penemuan bahan yang menjanjikan dan teknologi formulasi akan menjadi daya saing penting di pasar K-Beauty di masa depan." (Sisa Journal e, 2026-09-22)
기존 피부 흡수율 30%

최대 피부 흡수율 (신기술 적용) 90%
Perusahaan ODM Raih Kinerja Kuat di Paruh Pertama
Perusahaan-perusahaan ODM mencatat kinerja yang solid berkat pengembangan bahan generasi berikutnya dan teknologi pengiriman. Menurut sistem pengungkapan elektronik Financial Supervisory Service, Kolmar Korea (한국콜마) mencapai penjualan konsolidasi sebesar 1.589,3 miliar won pada paruh pertama tahun ini (meningkat 14,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya), dengan laba operasional sebesar 189,2 miliar won (meningkat 41,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya). Cosmax (코스맥스) juga melanjutkan tren pertumbuhannya pada periode yang sama, mencatat penjualan sebesar 1.476,9 miliar won (meningkat 21,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya) dan laba operasional sebesar 126,8 miliar won (meningkat 13,0% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya). (Sisa Journal e, 2026-09-22)

Inovasi Bahan Mendorong Ledakan Ekspor K-Beauty
Persaingan bahan dan teknologi ini berfungsi sebagai faktor kunci dalam meningkatkan daya saing global K-Beauty. Seiring dengan kuatnya ekspor industri kosmetik domestik, pasar saham menunjukkan suasana di mana harga target perusahaan terkait K-Beauty terus disesuaikan naik. Menurut perusahaan informasi keuangan FnGuide, harga target saham Kolmar Korea (한국콜마) telah dinaikkan hampir 40% dalam tiga bulan terakhir (22 Juni - 22 September), dari 121.789 won menjadi 170.200 won. Pada periode yang sama, harga target Cosmax (코스맥스) naik 22,89% menjadi 306.737 won, dan Cosmecca Korea (코스메카코리아) naik 15,45% menjadi 135.200 won. (Maeil Business Newspaper, 2026-09-27)
Kim Myung-joo (김명주), seorang peneliti dari Korea Investment & Securities, menyatakan melalui Maeil Business Newspaper, "Meskipun ada lingkungan yang tidak menguntungkan untuk ekspor, seperti penguatan won dan kenaikan biaya transportasi serta bahan bakar, penjualan kosmetik Korea terus memecahkan rekor tertinggi di paruh kedua tahun ini." Ia menganalisis, "Mengingat musim belanja AS secara resmi dimulai pada bulan Oktober, ekspor kosmetik Korea diperkirakan akan tetap kuat dan kemungkinan besar akan mengarah pada peningkatan pesanan untuk Cosmax." Ini menunjukkan bahwa K-Beauty sedang membangun posisi yang kokoh di pasar global dengan teknologi unik dan bahan-bahan inovatif, melampaui popularitas Hallyu. (Maeil Business Newspaper, 2026-09-27)
Inovasi bahan K-Beauty, yang dimulai dengan PDRN, terus berkembang dengan Blue Peptide, Azelaic Acid, dan lainnya, mengubah lanskap pasar kecantikan global. Persaingan bahan yang didukung oleh teknologi canggih dari perusahaan ODM diperkirakan akan semakin memperkuat posisi K-Beauty sebagai pemimpin di pasar kecantikan global. Kemampuan teknologi dan respons pasar ini akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan berkelanjutan dan perluasan ekspor K-Beauty. (Sisa Journal e, 2026-09-22, Maeil Business Newspaper, 2026-09-27)


